Di Kota Medan, ada satu tempat makan yang menyajikan Mie Ayam spesial  Medan legendaris nih, yaitu Mie Ayam Mahmud. Mie Ayam tersebut telah tersorohor selama puluhan tahun.

Berlokasi pada jalan Abdullah Lubis depan Mesjid Al-Jihad, Kota Medan, kedai Mie Ayam itu menempati bangunan yang cukup klasik. Pada bagian depannya, terpampang neon box berwarna putih yang bertuliskan Mie Ayam Jamur H.Mahmud.S, sehingga mudah dikenali ketika melintasi Jalan Abdullah Lubis.

Di bagian dalam, ruangannya dirasa relatif luas & nyaman. Terdapat juga sejumlah meja panjang dan kursi-kursi yg terbuat berdasarkan kayu jati, sebagai akibatnya cocok jika rombongan famili ingin makan pada kedai tersebut.

Outlet Mie Ayam Mahmud Medan menyediakan 3 varian hidangan Mie Ayam yakni, Mie AJ (Ayam Jamur) Spesial, Mie PA (Pangsit Ayam),dan Mie PJ Goreng Seafood. Ketiga varian itu bisa dipilih sesuai kesukaan Anda.

Sajian Mie AJ Spesial mengandung kuah yg relatif melimpah. Kuahnya telah bercampur menggunakan telur bebek yg diorak-arik, suiran daging ayam, sayur mayur, & bumbu rempah.

Tak jauh berbeda dengan Mie AJ Spesial, Mie PA pun pula berkuah. Bedanya, nyemek memiliki kuah yang lebih sedikit. Mie di hidangan setara dengan kuah.

Kemudian, spesifik Mie PJ Goreng Seafood, sajiannya sama sekali tidak berkuah.

Tekstur mie nya relatif kering dan cenderung berwarna gelap.

Saat merasakan Mie AJ Spesial, hidangan Mie Ayam tadi terasa begitu elastis merata, ditambah lembutnya suwiran ayam yg terasa nikmat sampai ke ubun-ubun. Telur orak arik yg menggumpal dalam Mie Ayam tersebut juga terasa gurih, tak ayal cita rasanya sangat menggiurkan bagi yang mencobanya.

Sedangkan kuahnya, terasa hangat pada verbal dan nir terlalu asin pada pengecap. Tentu kuah sup tersebut dapat menambah kenikmatan & kepuasan yg tiada tara.

Hari Christiawan, selaku karyawan Mie Ayam Mahmud, berkata, ketiga varian Mie Ayam pada sini menggunakan resep asli turun temurun dari tahun 80-an.Jadi, masakannya bisa dibilang sangat otentik misalnya di loka asalnya.

“Dari awal buka sampai kini  , cita cita rasanya belum terdapat perubahan dan lezatnya permanen sama semenjak dulunya,” ujar Hari , Rabu (24/10/2018) siang.

Hari mengaku, semenjak pertama kali berdiri, olahan Mie Ayam mereka telah diproduksi sendiri di kedai. Tujuannya, agar menjaga kualitas rasa & kemurnian mi yg telah diolah.

“Seluruh komposisi Mie Ayam Mahmud pula bebas berdasarkan bahan pengawet & zat-zat berbahaya, sehingga aman untuk dikonsumsi sang siapa saja,” istilah Hari.

Hari mengaku, selain masyarakat Medan, Outlet Mie Ayam Mahmud Medan pula banyak didatangi wisatawan menurut luar kota dan daerah.

“Umumnya pelancong asal Aceh Riau Dan Padang yg sedang berlibur ke Medan atau yang lagi menginap pada hotel dekat kawasan Jalan Abdullah Lubis. Mereka umumnya datang secara rombongan hingga 15 orang, dan rata-rata memesan hidangan Mie Ayam Jamur Spesial dan Mie Pangsit Jamur” jelas Hari.

Mie Ayam Mahmud Akan Segera Hadir Di Jakarta

LEAVE A REPLY